Tahap Arkeolgi Dan pembagian Dalam Benda Arkeologi

Data Arkeologi dalam mengumpulkan data

Data perpustakaan ada data lapangan
data arkeologi.

Data perpustakaan merupakan data tertulis yang merupakan situs yang kita teliti baik dari publikasi arkeologi maupun dari sumber sumber sejarah maupun etno sejarah  atau sejarah.
Gambar,foto,peta bumi,&peta tematik
metode wawan cara

pengumpulan data
survei,eskavasi,
survei ada 3 cara 1 permukaaan tanah, 2.air,3.udara

2.setelah mengamati dan melihat  dengan alat apa mengumpulkan data daranya
3.urutan kerja apa yang di penelitian

induksi cara berfikir  eksporatif menjajaki potensi potensi arkeologis. epitatif memberikan deskritif memberikan gambaran data arkeologi yang di temukan data arkeologi bentuk maupun keruangan ,

tingkat atribut
ada tipe ada bagian himpunan, budaya

survei bawah tanah adalah dausing(alat dari kayu atau logam berbentuk Y ) ,penusukan probing,gema sounlink (terbuat dari logam), boran augearing, geofisika dari jenis bebatuan.
Survei bawah air.
1. lokasi situs
baringan kompas,baringan  karton
2. baringkan kompas
3. floating astronomik
5. wawan cara
—open & close
Open:
Informasi terbuka
Close:
Informasi yang tertutup dan singkat
————————————————————
·Pertanyaan deskriptif:
Pertanyaaan awal yang berfungsi mengumpulkan informasi dengam kekuatan lokal 

·Pertanyaan srtuk tural:
Berfungsi melengkapi jawaban dari pertanyaan deskriptif
“Bertanya hal lain dengan situs”

·Pertanyaan Kontras:
Sebagai pertanyaan yang tajam untuk membedakan berbagai objek
Sebagai penegasan dari pertanyaan awal, Seperti Khas & Cirinya

————————————————————
Dalam wawancara hal sangat penting agar efisiensi harus melakukan pencatatan seperti merekam suara
————————————————————
Penarikan Sampling Contoh jenis tanah ,jenis batu
Dapat memberikan kuantitas data arkeologi

Data Survei
————————————————————




Ekskavasi:
Adalah teknik pengumpulan data dengan cara penggalian baik di tanah sistematis untuk menemukan data / himpunan data tinggalan arkeologi.
————————————————————
·peta wilayah
·peta situs
·peletakan penetapan kotak posisi situs
————————————————————
Ekskavasi Percobaan:
Kata lain Trial Ekscapation
tujuannya adalah kedalaman lapisan kedalaman tanah
Ekskavasi Penyelamatan:
Rescuu Ekskavation, memindahkan benda atau merapikan benda
Ekskavasi penelitian:
Untuk kepentingan ilmu pengetahuan
Ekskavasi pelatihan:
Untuk latihan bagaimana penggalian,Bagaimana pengumpulan data
Ekskavasi total:
Penggalian cara menyeluruh
Ekskavasi pilihan:
Memilih satu bagian
Ekskavasi Vertikal:
Ingin melihat priode sasi zaman dengan melihat lapisan bumi (Diakronik) hingga menghasilkan masa san fase.
Ekskavasi Horizontal:
Tujuanya untuk melihat struktur dalam kebudayaannya  yang melihat masa:
Contoh: Batu dengan masa atau umur bergerak dalam waktu (Diakronik)
Yang menimbulkan Jenis kebudayaan dan gaya hidupnya bagaimana.

Melihat waktu Singkronik Bersifat satu satu
Diakronik Bergerak dengan waktu

————————————————————
Tehnik Ekskavasi:
Teknik Speed – Menggali tanah dengan ketebalan 5 — 20 cm
Teknik alamiah/Natural Layer – Sejauh mana temuan itu di temukan
Tehnik loot– ada lah campuran speed dan alamiah.
cara mengukur temuan dengan cara:
Radial Sytem–Melihat letak dinding segi 4 dengan temuan situs
Oktogonal System–Melihat sejauh mana ukuran permukaan tanah dengan temuan
————————————————————
Ekskavaai Bawah Air:
Merupakan benda tinggalan masalalu seperti kapal dll.
————————————————————————
Analisis Artefak:
Tahap identifikasi– adalah untuk menentukan antribut contoh: bentuk,panjang,diameter dalam kata Berapa dan apa yang terkait dengan identitas situs
Tahap perekaman– Memasukan data kedalam formulir atau data base contoh: tinggi dan lebar juga Foto
Tahap Mencari Korelasi – antar artefak dengan persoalan lain seperti budaya dan sejarah.
———————                              —————————
Analisis Khusus /Spesifik Analisis
Analisis Kontekstual  & Non Kontekstual
Yang berkaitan dengan benda ada juga yang tidak berkaitan dengan benda
—————————————————————————
Atribut:
1.identifikasi–melihat atribut apa yang ada dan melekat pada benda
2.pencari korelasi
3.pengolahan data
4.Jenis atau bentuk bentuk Antribut
Atribut bentuk formal antribut
Atribut Teknologi Atribut yang terkait dengan bahan dan teknik pembuatan nya
Atribut gaya / style atribut yang terkait ragam hias pola dan motif

Fungsi artefak Perlu dengan Kontekstual

Dalam melakukan kontekstual haru melakukan proses transformasi ( Gerak Budaya yang terkait dengan benda )
Transformasi Budaya/Culture seperti batu berubah menjadi kapak
Transformasi Bukan budaya Adalah gerak dan perubahan sebab alam
Pengelompokan Artefak
Dapat di dasarkan Pada 3  kategori
1. Jenis. kapak batu & baja
2.Bahan kapak
3.objek khusus Yg tisak termasuk kategori bahan seperti Hiasan
Analisis Di bagi 4 macam
1.Analisis Morpologi – melihat bentuk ukuran benda temuan
2. AnalisisTehnologi – Cara pembuatan bahannya apa dan tehnik
3.Analisis Stylistik
4. Analistik Jejak pakai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s